© Reuters.

Bank Sentral Eropa (ECB) seharusnya mempertimbangkan penerbitan mata uang digital publik, bunyi sebuah dokumen rencana oleh Uni Eropa, setelah Facebook berencana untuk memperkenalkan mata uang digital sendiri menghadapi respons penolakan dari para regulator global.
Perusahaan media sosial itu mengatakan pada bulan Juni bahwa perusahaan berencana untuk meluncurkan mata uang digital Libra tahun depan. Tetapi Prancis dan Jerman mengatakan pada bulan September silam bahwa hal itu akan menimbulkan risiko bagi sektor keuangan, dan memilih mendukung pengembangan teknologi alternatif bagi publik.
Teks rancangan Uni Eropa itu, yang dilihat oleh Reuters pada Selasa silam dan dilaporkan Senin (29/06) ini dari CyprusMail, juga mendesak blok tersebut untuk mengembangkan pendekatan umum terhadap mata uang kripto, termasuk kemungkinan melarang proyek yang dianggap terlalu berisiko tinggi.
Untuk saat ini, dokumen – yang dapat diadopsi oleh para menteri keuangan Uni Eropa bulan depan – akan meningkatkan kampanye regulasi Uni Eropa terhadap mata uang kripto, yang sejauh ini hanya sebagian diatur di beberapa negara Uni Eropa.
“ECB dan bank-bank sentral Uni Eropa lainnya dapat mengeksplorasi manfaat dan peluang serta tantangan dalam menerbitkan mata uang digital bank sentral termasuk dengan mempertimbangkan langkah-langkah konkret atas dampak yang timbul,” ungkap teks dari rancangan tersebut, yang disiapkan oleh tim Kepresidenan Uni Eropa dari Finlandia dan tunduk atas kemungkinan amandemen.
Hingga pukul 17.48 WIB, Bitcoin (BitfinexUSD) menguat 0,64% ke $9.109,9 menurut data .