© Reuters.

Pergerakan jangka pendek Bitcoin (BitfinexUSD) untuk kuartal ketiga ini dari sisi fundamental diprediksi melemah karena memiliki korelasi dengan S&P; 500. Tren kedua aset ini saling mengikuti sejak turun bersamaan selama anjloknya pasar global pada bulan Maret 2020 silam. 
Pada pukul 15.30 WIB, bitcoin turun 0,87% di $9.201,4 menurut data . Sedangkan indeks S&P; 500 ditutup turun 0,94% ke 3,155.22 pada penutupan perdagangan Senin (13/07) setempat.
Malah dalam beberapa minggu terakhir, korelasi di antara kedua aset telah mencatatkan rekor, menurut data indeks yang dikumpulkan oleh Skew, platform analisis pasar yang dilansir oleh Bitcoinist.com Selasa (14/07) petang.
Indeks S&P; 500 saat ini bernilai 0,94 persen di atas kerugian tahunan setelah melonjak sekitar 43 persen dari level terendah 23 Maret. Bitcoin juga telah pulih lebih 140 persen dari titik terendah 12 Maret dan sekarang mempertahankan kenaikan tahunan di atas 27 persen. 
Sementara itu dua regulator Amerika Serikat, Komisi Sekuritas dan Bursa (SE) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CTFC), mendenda platform mata uang kripto terkenal Abra karena melakukan pertukaran token secara ilegal. Abra mendapat tekanan dari regulator AS karena menawarkan layanan pertukaran ilegal kepada investor ritel AS.
Menurut siaran pers dari Komisi Sekuritas dan Pertukaran (SEC) AS pada hari Senin (13 Juli 2020) seperti dikutip Cryptopotato Selasa (14/07) petang, Abra dan mitranya yang berbasis di Filipina Plutus Technologies Philippines Corp, secara ilegal menjual layanan “pertukaran berbasis keamanan kepada investor ritel”. SEC menambahkan bahwa Abra menjual swap tanpa registrasi yang tepat dan perusahaan juga tidak menawarkan layanan pertukaran yang terdaftar nasional.
Abra dan Plutus Technologies setuju membayar denda masing-masing senilai $150.000 kepada SEC dan CFTC, tanpa membantah atau menerima tuntutannya.