© Reuters.

Harga emas naik awal pekan ini pada Senin (29/06) petang. Hal ini dipicu oleh meningkatnya permintaan atas aset safe haven karena sentimen kenaikan jumlah kasus global covid-19.
Harga Emas Berjangka naik 0,32% ke $1.786,05 per ons pukul 17.59 WIB menurut data dan emas spot XAU/USD naik tipis 0,06% di $1.772,49.
Mengutip laporan yang dilansir Bangkok Post Senin (29/06) petang, harga emas batangan akan mencatat kinerja kuartal terbaik sejak tahun 2016 setelah angka kematian akibat covid-19 melampaui 500.000 di seluruh dunia dan jumlah kasus yang dikonfirmasi melebihi 10 juta, menurut data Universitas Johns Hopkins. 
Logam mulia telah melonjak 17% selama tahun ini lantaran pemerintah dan bank sentral dunia menerapkan langkah-langkah stimulus untuk membantu ekonomi yang terpukul oleh dampak pandemi virus. Investor semakin beralih ke emas sebagai penyimpan aset kekayaan, dan bank-bank investasi termasuk Goldman Sachs (NYSE:GS) Group Inc. sekarang memperkirakan emas akan mencapai level rekor $2.000 per ons dalam 12 bulan ke depan.
Selanjutnya pasar akan fokus pada kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada Selasa setempat. Laporan pekerjaan AS untuk bulan Juni pada hari Kamis juga menjadi sorotan pasar.